Eksplorasi Pengetahuan dan Jaringan: Sorotan dari Kegiatan Studi Excursie Kami

PGSD UMM-Dalam upaya mencapai keunggulan akademis dan pembelajaran yang holistik, program studi kami baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan studi ekskursi yang memukau dan meninggalkan kesan mendalam baik pada peserta maupun penyelenggara. Perjalanan ini lebih dari sekadar perjalanan biasa; ini adalah pengalaman yang mendalam yang mendorong pertumbuhan intelektual, penghargaan budaya, dan hubungan yang bermakna. Destinasi Terungkap: Sekilas tentang Studi Excursion Kami Destinasi yang dipilih untuk studi ekskursi kami dirancang dengan hati-hati untuk sejalan dengan tujuan dari program akademis kami. Gabungan antara signifikansi sejarah, relevansi akademis, dan keragaman budaya membawa kami ke Pulau Bali. Berlokasi di beberapa kota di pulau yang sama, lokasi ini menawarkan beragam peluang bagi mahasiswa kami untuk memperluas wawasan mereka di luar ruang kelas. Pembelajaran Akademis yang Mendalam di Luar Kampus Tujuan utama dari studi excursie ini adalah untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoretis dan aplikasi dunia nyata. Untuk mencapai ini, serangkaian kunjungan yang direncanakan dengan seksama diselenggarakan. Mahasiswa kami mendapat kesempatan untuk mengunjungi institusi-institusi terkemuka, industri, dan pusat penelitian yang terkait dengan bidang studi mereka. Hal ini memberi mereka wawasan langsung tentang implementasi praktis dari konsep-konsep yang mereka pelajari dalam kuliah. Pengalaman Budaya dan Penghargaan Pendidikan tidak terbatas pada buku teks dan kuliah saja. Bagian integral dari studi ekskursi kami adalah mengalami budaya dan warisan budaya yang kaya dari Pulau Bali. Para mahasiswa menjelajahi situs-situs bersejarah, menikmati masakan lokal, dan berinteraksi dengan penduduk setempat, sehingga mendapatkan pandangan yang lebih luas tentang dunia. Interaksi budaya ini tidak hanya memperkaya pertumbuhan pribadi mereka, tetapi juga membantu mereka menghargai keragaman global yang membentuk perjuangan akademik kita. Pembelajaran di Luar Batas: Dampak pada Peserta Studi excursie ini meninggalkan dampak yang tak terlupakan pada para peserta, menyentuh berbagai aspek perjalanan akademis mereka: Pembelajaran yang Ditingkatkan: Peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang materi kuliah melalui pengalaman dunia nyata, meningkatkan kinerja akademis mereka. Pertumbuhan Pribadi: Penuh dalam lingkungan baru merangsang adaptabilitas, ketahanan, dan rasa percaya diri di antara mahasiswa. Sensitivitas Budaya: Paparan terhadap budaya yang berbeda menumbuhkan empati dan pandangan dunia yang lebih luas, keterampilan penting dalam dunia yang saling terhubung saat ini. Jaringan: Peserta membentuk hubungan yang bermakna dengan sesama mahasiswa dan profesional, membuka pintu untuk kolaborasi dan peluang di masa depan. Motivasi: Keberlanjutan dari ekskursi ini memasukkan semangat baru dalam belajar, mendorong peserta untuk mengeksplorasi bidang studi mereka dengan semangat. Sebagai kesimpulan, studi ekskursi kami melampaui batas perjalanan pendidikan biasa, mencakup elemen-elemen akademis, budaya, dan jaringan. Sebagai bagian integral dari komitmen kami terhadap pendidikan holistik, ekskursi ini menjadi bukti nilai dari pembelajaran berdasarkan pengalaman. Kenangan yang diciptakan dan pelajaran yang dipetik pasti akan memengaruhi perjalanan akademis dan pribadi peserta kami selama bertahun-tahun mendatang.

Wisudawan Terbaik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM: Citra Afrilia, Sumber inspirasi

PGSD UMM – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM dengan bangga mengumumkan Citra Afrilia sebagai wisudawan terbaik dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Prestasi akademik yang gemilang dan kontribusi nyata dalam masyarakat, menjadikan Citra Afrilia sebagai inspirasi bagi mahasiswa dan calon pendidik di UMM. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4, Citra Afrilia telah membuktikan ketekunan dan dedikasinya dalam mengejar prestasi akademik yang luar biasa. Selama perjalanannya di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), ia telah menjaga kualitas pembelajaran dan pemahaman yang mendalam dalam berbagai mata kuliah. Pencapaiannya tidak hanya terbatas pada nilai-nilai akademis, tetapi juga dalam pemahaman konsep-konsep pendidikan yang mendalam. Selama studinya, Citra telah menunjukkan kecakapan dan ketekunan dalam mata pelajaran seperti Psikologi Pendidikan, Metode Pengajaran, dan Kurikulum dan Pembelajaran. Kemampuannya dalam menerapkan teori ke dalam praktik menggambarkan komitmen nyata terhadap masa magang (PLP). Citra memiliki visi jelas untuk masa depannya, yaitu mengajar dengan metode yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan pembelajaran siswa. Ia percaya bahwa setiap guru dapat memberikan dampak positif pada pendidikan melalui dedikasi dalam bidang akademik dan pendidikan. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM, Dr. Trisakti Handayani, menyatakan, “lulusan FKIP harus adaptif namun tetap berpijak pada dasar agama.Pegang erat dan syiarkan nilai-nilai yang telah kalian dapatkan dari Kampus Putih tercinta ini kapanpun dan dimanapun kalian berada”. Dengan prestasi akademis yang gemilang dan dedikasi dalam pengembangan kompetensi pendidikan, Citra Afrilia telah membuktikan bahwa kecerdasan dan ketekunan tetap menjadi elemen kunci dalam membentuk masa depan pendidikan yang lebih baik. Prestasinya adalah cermin semangat dan dedikasi UMM dalam melahirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia pendidikan dengan penuh integritas dan pemahaman yang mendalam. (IR)

Mengembangkan Karakter dan Kepemimpinan Melalui Mata Kuliah Kepramukaan di PGSD UMM

(Kegiatan KMD Pramuka sebagai luaran mata kuliah Kepramukaan) PGSD UMM – Pendidikan tak hanya berbicara tentang pengetahuan akademis semata, tetapi juga mengenai pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan sosial yang kokoh. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memahami pentingnya aspek ini dan mengambil langkah inovatif dengan menerapkan mata kuliah Kepramukaan di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Pendidikan Kepramukaan, yang sudah menjadi bagian integral dari kurikulum PGSD UMM, berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan antara pengetahuan akademis dengan pembentukan karakter yang tangguh. Mahasiswa yang akan menjadi guru sekolah dasar di masa depan memiliki tanggung jawab yang besar dalam membimbing siswa untuk tumbuh sebagai individu yang memiliki nilai-nilai moral, tanggung jawab sosial, dan kemampuan beradaptasi di berbagai situasi. View this post on Instagram A post shared by PGSD UMM (@pgsd_umm) Mata kuliah Kepramukaan ini bukanlah semata tentang kegiatan di alam terbuka atau berperan sebagai anggota pramuka saja. Lebih dari itu, mata kuliah ini merangkul pembelajaran yang berfokus pada aspek-aspek berikut: 1. Kepemimpinan: Pramuka telah lama dikenal sebagai gerakan yang mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan sejak usia dini. Mahasiswa PGSD UMM akan diajarkan tentang berbagai gaya kepemimpinan, bagaimana menginspirasi orang lain, serta memimpin dengan keteladanan yang baik. 2. Kerjasama dan Timwork: Dalam dunia pendidikan, kerjasama dalam tim menjadi kunci sukses. Mata kuliah ini akan mendorong mahasiswa untuk berkolaborasi dalam berbagai tugas dan proyek, membantu mereka mengembangkan keterampilan bekerja dalam tim. 3. Keterampilan Bertahan di Alam Terbuka: Melalui kegiatan di alam terbuka, mahasiswa akan mempelajari keterampilan bertahan, beradaptasi dengan lingkungan, dan menghormati alam sekitar. Hal ini akan menjadi bekal yang berharga ketika mereka mengajarkan siswa tentang rasa cinta dan tanggung jawab terhadap alam. 4. Pelayanan Masyarakat: Pendidikan Kepramukaan juga mendorong mahasiswa untuk berkontribusi pada masyarakat melalui berbagai kegiatan pelayanan. Ini membantu mahasiswa memahami makna memberi dan berbagi, yang nantinya dapat diaplikasikan dalam peran mereka sebagai guru. Ketua Program Studi PGSD FKIP UMM, Dr. Indah Wijayanti, mengungkapkan, “Mata kuliah Kepramukaan ini adalah upaya kami untuk menciptakan generasi guru sekolah dasar yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki etika, kepemimpinan, dan empati yang tinggi. Kami percaya bahwa nilai-nilai pramuka sangat relevan dalam membentuk karakter dan kepribadian yang kokoh.” Luaran mata kuliah Kepramukaan berupa ijazah Pembina pramuka yang bisa digunakan sebagai bekal pembina pramuka. Ijazah ini dapat dimiliki jika mengikuti kegiatan KMD (Kursus Mahir Dasar) Mengambil pendekatan holistik dalam pendidikan, PGSD UMM dengan mata kuliah Kepramukaan mempersiapkan mahasiswanya untuk menjadi pendidik yang tidak hanya mengisi kepala anak-anak dengan pengetahuan, tetapi juga membantu mereka tumbuh menjadi individu yang beretika, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (IR)

Jalan Sehat Meriahkan Peringatan Kemerdekaan Indonesia di UMM

PGSD UMM – Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, UMM menggelar kegiatan jalan sehat yang meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membangkitkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di kalangan mahasiswa serta civitas academica UMM. Acara jalan sehat ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan staf program studi, serta dihadiri oleh perwakilan dari pihak-pihak terkait. Kegiatan jalan sehat ini diadakan pada hari Sabtu, 12 Agustus 2023, dengan titik start dan finish di area kampus UMM. Rute jalan sehat mengelilingi kawasan kampus serta beberapa landmark yang menjadi unit usaha kampus, seperti sengkaling. Dalam sambutannya, Rektor, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. , menyampaikan pentingnya semangat persatuan dan kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan. “Melalui kegiatan jalan sehat ini, kita ingin mengajak semua elemen di lingkungan UMM untuk merasakan momen bersejarah serta mengingatkan kita semua akan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia yang kita nikmati saat ini,”. Kegiatan jalan sehat ini tidak hanya sekadar berjalan-jalan bersama, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti sarapan bersama, lomba Ball move on, balap karung untuk karyawan dan dosen. Peserta jalan sehat menggunakan pakaian tempoe doeloe. (jalan sehat bersama civitas akademika di umm) Para peserta jalan sehat nampak antusias dan bersemangat dalam menjalani rute yang telah ditentukan. Mereka terlihat saling mendukung dan bergotong-royong, menciptakan atmosfer kebersamaan yang begitu kental. Di sepanjang rute, terdapat beberapa pos pemberian air minum dan istirahat ringan, sehingga peserta dapat menjaga kondisi tubuh tetap prima. Kegiatan jalan sehat ini juga diabadikan melalui dokumentasi foto dan video yang nantinya akan diunggah di media sosial resmi PGSD UMM. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk mengambil bagian dalam upaya memperingati kemerdekaan Indonesia dengan cara yang sehat dan bermanfaat. Kegiatan ini bisa dilihat pada video dibawah ini! View this post on Instagram A post shared by PGSD UMM (@pgsd_umm) Dengan suksesnya kegiatan jalan sehat ini, PGSD UMM telah menunjukkan komitmennya dalam menghidupkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di kalangan mahasiswa dan civitas academica. Semoga semangat peringatan kemerdekaan ini dapat terus ditanamkan dalam jiwa para generasi muda untuk tetap menjaga dan memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik. (IR)

Benchmarking Program Studi PGSD UMM dengan PGSD UAD untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

Penyampaian dari Kaprodi PGSD UMM Yogyakarta, Juli 2023 – Dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) di Indonesia, Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Program Studi PGSD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan kerja sama dalam proses benchmarking. Tujuan dari benchmarking ini adalah untuk melakukan perbandingan terhadap pendekatan, strategi, dan pencapaian dari kedua program studi dengan tujuan mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif dan peluang untuk perbaikan dalam pelaksanaan pendidikan. Dalam pertemuan yang diadakan di kampus UAD, delegasi dari PGSD UAD dan PGSD UMM aktif terlibat dalam dialog dan pertukaran informasi mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan program studi masing-masing. Diskusi ini melibatkan para dosen untuk memberikan wawasan mengenai pengalaman belajar mereka. Kaprodi PGSD UAD, menyatakan, “Benchmarking ini memberikan peluang berharga bagi kedua program studi untuk saling belajar dan berbagi. Kami dapat mengidentifikasi praktik terbaik dari masing-masing program studi dan menerapkan pembelajaran dari hasil perbandingan ini.” Sesi diskusi dan tanya jawab Hasil benchmarking ini juga mencakup analisis tentang praktik pengalaman lapangan, kualifikasi staf pengajar, serta penggunaan fasilitas dan teknologi dalam mendukung proses pembelajaran. Perbandingan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang potensi peningkatan dan pengembangan di kedua program studi. Bustanol Arifin, M.Pd selaku kaprodi PGSD UMM, menyatakan, “Kerja sama ini adalah bukti komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui benchmarking, kami dapat memetakan langkah-langkah konkret untuk menjawab tuntutan perkembangan pendidikan dan mempersiapkan lulusan yang berkualitas.” Kerja sama benchmarking antara PGSD UMM dan PGSD UAD ini menjadi contoh kolaborasi yang inspiratif dalam dunia pendidikan tinggi. Dengan saling belajar dan berbagi, diharapkan kedua program studi ini dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi masa depan dengan kompetensi dan integritas yang tinggi. IR.

BATHARAHMA PAGELARAN SENI PGSD UMM 2020 SUKSES DIGELAR, BENTUK KREATIVITAS BERKESENIAN PGSD UMM

Malang, pgsdumm.ac.id – Pagelaran seni mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini berlangsung dengan sangat meriah dan sukses, pada tanggal 18/7/23. Pagelaran seni yang dibuka langsung oleh ketua program studi PGSD UMM Bustanol Arifin, M.Pd  mengusung tema Bhatarahma “Membumikan Budaya Nusantara Melalui Seni” kegiatan yang rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk perwujudan dari tugas akhir mata kuliah Pembelajaran Seni. Dalam pagelaran ini, mahasiswa memperlihatkan kebolehannya. Salah satunya adalah menampilkan unjuk bakat dari menyanyi maupun menyanyi disela – sela drama. Di bawah bimbingan dan pengajaran Belinda Dwi Regina, M. Pd dan Abdurrohman Muzakki, M.Pd sebagai dosen yang mengampu mata kuliah pembelajaran seni, mahasiswa bisa memberikan tampilan terbaiknya di panggung acara dengan sangat baik dan totalitas tanpa batas. Salah satu bagian dari pentas drama Bhatarahma. Sekedar diketahui, dalam beberapa penampilan drama yang berlangsung di Aula GKB III UMM ini berhasil menghadirkan konsep yang beragam di setiap drama yang ditampilkan. Penyelenggaraan pentas seni kali ini membawakan cerita rakyat dari berbagai pulau di Indonesia, yang meliputi cerita rakyat dari pulau Bali, Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Rahma salah satu panitia pagelaran Batharahma mengungkapkan bahwa panitia yang bertugas maupun peserta yang menampilkan pentas seni drama kali ini adalah dari Angkatan PGSD UMM 2020 yang terdiri dari 4 kelas dan masing – masing kelas diisi oleh 2 kelompok yang akan mementaskan hasil tugas akhir pembelajaran seni. Sementara itu, Anggun salah satu mahasiswi PGSD UMM mengatakan bahwa diadakannya realisasi tugas akhir mata kuliah pembelajaran seni ini mempunyai peran yang penting sekali untuk mengelola sisi kreatif dari mahasiswa. Dosen pun memberikan mahasiswa waktu yang panjang juga untuk mempersiapkan drama serta membimbing dan mengarahkan di pertemuan di kelas. “Untuk mempersiapkan semuanya kurang lebih sekitar 2 bulanan, waktu tersebut banyak digunakan untuk latihan dan menyiapkan segala macam properti. Uniknya pemain drama ini perempuan semua dikarenakan dikelas tidak ada lelakinya jadi ada yang dapat peran jadi raja ataupun kakek – kakek kami mencoba untuk menonjolkan dari segi tata rias agar terlihat seperti raja dan seterusnya. Dosen pun membebaskan kita untuk berkarya sekreatif kita.” Ujar Anggun para pemain Batharahma dan dosen untuk merealisasikan generasi cemerlang dan berjiwa seni. Pagelaran seni telah menjadi salah satu agenda tahunan di PGSD UMM sebagai salah satu wujud aktualisasi mahasiswa dalam berkesenian seperti yang telah mereka pelajari selama pertemuan pada mata kuliah pembelajaran seni. Diharapkannya, untuk mahasiswa PGSD UMM angkatan selanjutnya bisa melakukan hal yang jauh lebih baik di tahun mendatang. Pada penghujung acara dilengkapi dengan pengumuman nomanisasi, pemberian penghargaan, maupun kesan pesan terhadap pentas seni ini. Pagelaran ini sangat di dukung dan di apresiasi penuh oleh dosen PGSD UMM, tak sedikit yang berharap akan selalu ada ruang bagi mahasiswa dalam mengeksplorasi minat dan bakat agar menjadi generasi yang berkompeten dan profesionalitas dalam dunia kerja

Seminar Nasional PGSD UNNES dan UMM 2023 “Aktualisasi Visi Kecemerlangan Pendidikan: To Invest People, Prioritize Education”

Malang, pgsdumm.ac.id – Dalam rangka memeriahkan kunjungan mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Semarang. PGSD Unnes dan PGSD UMM menyelenggarakan rangkaian acara seminar nasional. Pada Rabu (12/07/23) diadakan seminar nasional dengan tema “Aktualisasi Visi Kecemerlangan Pendidikan: To Invest People, Prioritize Education“. Bertempat di Aula BAU Kampus Universitas Muhammadiyah Malang, Wakil Dekan III FKIP UMM Bayu Hendro Wicaksono, S.Pd., M.Ed hadir untuk membuka seminar nasional secara resmi. Hadir pula Ketua Program Studi PGSD UNNES Dra. Isa Ansori M.Pd dan Ketua Program Studi PGSD UMM Bustanol Arifin, M.Pd beserta jajaran. Seminar tersebut menghadirkan pembicara – pembicara yang kompeten dan bergelut di bidang Pendidikan. Pembicara pertama ialah Dra. Noening Andrijati M.Pd yang merupakan dosen dari PGSD UNNES dan pembicara kedua diisi oleh Erna Yayuk M.Pd merupakan dosen dari PGSD UMM. Dalam pemaparannya kedua narasumber menyampaikan materi seminar nasional dari berbagai aspek yang berbeda dimulai dari solusi dari Pendidikan dasar hingga  asesmen pembelajaran dalam implementasi kurikulum merdeka. Antusiame audiens sangat baik dibuktikan dengan banyak mahasiswa yang aktif bertanya mengenai materi yang sedang dibahas. Farkhan Nur, Selaku salah satu panitia dari PGSD UNNES mengatakan bahwa acara seminar nasional ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian acara  PGSD UNNES. Mahasiswa Prodi PGSD 2021 itu mengatakan bahwa PGSD UMM memiliki daya tarik tersendiri dari segi mekanisme pembelajaran yang diimplementasikan sehingga melahirkan ide untuk melangsungkan acara disini. Seminar nasional ini diikuti oleh 270 mahasiswa PGSD UNNES Dosen PGSD UNNES UMM beserta Mahasiswa Ahamd Rijal salah satu panitia menambahkan bahwa kegiatan ini penting untuk dilakukan karena di tengah kemajuan teknologi saat ini, sudah sepantasnya mahasiswa PGSD saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman. “Lewat kegiatan ini semoga membuat mahasiswa bisa saling berkomunikasi berinteraksi secara positif.  Dari sudut pandang saya juga mahasiswa PGSD UMM sebagai tuan rumah dapat bekerja sama dengan baik sat set lalu teroganisir  Saya sendiri sangat semangat ya berpatisipasi dalam kegiatan ini karena perdana menjadi panitia untuk menyukseskan acara ini jadinya senang rasanya jika melihat rangkaian acara hari ini berjalan dengan lancar. The last but not least, acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata kepada narasumber. Tak sedikit mahasiswa yang berharap acara ini akan selalu ada hingga ke generasi selanjutnya. AS

“Literacy from The Heart” Mengantarkan Amira menjadi 2nd Runner Up Putri Pendidikan Jawa Timur 2023

“Literacy from the heart. This is what I learnt from my mother. It’s not only about reading and writing, but also educating people, learning to be better, teaching them what to do and not to do, and empower more. Here I am, asking you to stand together, educate people sincerely, dedicate all we have to help many more people, in the name of God, in the name of humanity. Together, we are creating the results, we all want to see. Every child is struggling to reach their potential, in the classroom, in work, and in life. Teaching is our life journey.  I strongly believe that, we can change our life through literacy from the heart, and that’s, EDUCATION. “Begitulah pidato bahasa Inggris penuh makna yang disampaikan oleh Amira Syafana, saat sesi TOP 8 Pidato advokasi, acara Grand Final Putra Putri Pendidikan Jawa Timur 2023 yang diselenggarakan di Grand Mall Surabaya, 11 Juni 2023. pukul 14.00 WIB. Acara yang digelar dengan sangat meriah ini dihadiri oleh ratusan orang, alumni Putra Putri Pendidikan Jawa Timur 2022 dan para pengunjung Mall Grand Surabaya. Sampai pada sesi TOP 5, Amira kembali terpilih dan melaksanakan sesi Q and A dan menjawab pertanyaan juri dengan sangat lantang dan tepat waktu. Pada sesi TOP 5, Amira berhasil menjawab pertanyaan juri tentang implementasi aspek Multikultural dalam pembelajaran sejarah dikaitkan dengan dunia pendidikan. Amira saat melakukan QnA Sampai akhirnya pengumuman pemenang lomba Putra Putri Pendidikan Jawa Timur 2023, dengan doa yang terus mengalir tiada henti, dan dukungan yang luar biasa dari orang tua, sahabat, tetangga, teman di medsos, teman kuliah dan dosen PGSD UMM, Amira Syafana terpilih menjadi 2nd Runner Up Putri Pendidikan Jawa Timur 2023. Acara Grand Final Putra Putri Pendidikan Jawa Timur 2023, disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube PPPendidikan Jawa Timur. Sementara untuk babak penyisihan, semi final dan Final diselenggaarakan mulai bulan Februari 2023 sampai sesi karantina di tanggal 27-28 Mei 2023. Semua tahapan lomba, mulai dari test tulis dan kepribadian, wawancara, unjuk bakat, debat terbuka, public speaking, dan pengabdian sebagai guru di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), dilakukan dengan sangat percaya diri oleh gadis berjiwa petualang yang akrab disapa Amira ini. Amira berkata semua perjuangan, pengabdian dan dedikasi dalam dunia pendidikan ini, dipersembahkan untuk kedua orang tuanya, saudaranya, dosen, dan sahabat satu asrama Putri UMM, seluruh mahasiswa prodi PGSD UMM, dan civitas akademika UMM tanpa terkecuali. Satu tagline yang selalu ada dalam benak gadis ceria ini. dan akan selalu diterapkan di dunia pendidikan, adalah Sincerity, simplicity for humanity. Semoga success story Amira Syafana mampu memberikan inspirasi bagi anak muda yang berjuang dalam bidang pendidikan. Belajar keteladanan dari seorang BJ Habibie bahwa, ‘ Jadilah pribadi yang konsisten dalam menekuni suatu bidang, ” secara otomatis membuat Amira tertantang untuk fokus dalam menekuni suatu bidang dalam kehidupan, yakni pendidikan dan pembelajaran. Ditambah lagi dengan pelajaran hidup yang didapatkan dari kedua orang tuanya  bahwa, “Sekalipun kita orang kecil, tapi tetap  semangat untuk bermimpi besar di tengah keterbatasan.”Dua konsep kehidupan dari orang-orang yang dikagumi Amira  dalam kehidupannya membuat Amira bisa sampai ke titik yang diharapkan. Amira terpilih sebagai Runner Up 2 Putri Pendidikan Jawa Timur

PGSD UMM Gelar Seminar Nasional Inovasi Literasi dalam Society 5.0 untuk Mewujudkan Mahasiswa dan Guru Inovatif yang Melek Literasi

Sebuah seminar nasional dengan tema Inovasi Literasi dalam Society 5.0 diadakan di aula GKB 4 UMM pada tanggal 23 Mei. Seminar ini menampilkan beberapa pembicara, antara lain Ms. Laurentia Mira, SH, Dipl. Montessori (Pendiri Link Study Center), Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si (Dosen Bahasa Indonesia UMM), dan Mark Heyward, Ph.D. (Direktur Program INOVASI) sebagai keynote speaker. Peserta seminar terdiri dari mahasiswa program studi PGSD UMM angkatan 2020 hingga 2022, kepala sekolah, dan perwakilan guru SD di wilayah Malang Raya. Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, Rektor UMM, memberikan sambutan yang menyatakan bahwa PGSD UMM harus menjadi penggerak positif dalam memajukan literasi untuk mencapai perbaikan peradaban dan kehidupan. Hal ini sejalan dengan program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia), yang bertujuan agar mahasiswa calon guru memiliki keterampilan dan kompetensi dalam mengembangkan literasi pada anak didiknya. Muhamad Ardi Budi, Manajer Provinsi Inovasi Jawa Timur, berharap agar program INOVASI dapat mempersiapkan mahasiswa PGSD UMM sebagai calon guru agar lebih siap ketika mereka lulus dan menjadi pengajar di dunia pendidikan. Dr. Sugiarti, M.Si, Wakil Dekan I FKIP UMM, berharap bahwa seminar ini akan menghasilkan solusi-solusi efektif untuk memasyarakatkan literasi di sekolah dan dapat diimplementasikan dalam program INOVASI serta program studi lainnya. Dalam pidato kuncinya, Mark Heyward, Ph.D, menyampaikan terima kasih kepada UMM dan berharap agar program INOVASI dapat menghasilkan mahasiswa yang inovatif, unggul, kompetitif, dan memiliki keterampilan dalam mengajar peserta didik. Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si, menjelaskan materi dengan judul “Sebuah Catatan untuk Memerdekakan Belajar Masyarakat”, yang menyatakan bahwa manusia menjadi pusat kemajuan teknologi dalam era Society 5.0. Ini berarti teknologi harus memberikan kebebasan kepada manusia, terutama dalam bidang literasi. Ms. Laurentia, Pendiri Link Study Center, menjelaskan metode pembelajaran A-Z Montessori, yang merupakan metode inovatif dalam mengatasi tantangan mendidik anak yang mengalami disleksia. Metode A-Z Montessori bertujuan untuk meningkatkan literasi pada anak dengan menyampaikan materi secara naratif dan didukung oleh penggunaan media pembelajaran dalam praktik.