HMPS PAKSI Sukses Selenggarakan Paksi Scholastic Competition (PSC) 2025

Malang-25 Januari 2025, Himpunan Mahasiswa Program Studi PGSD atau yang lebih dikenal HMPS PAKSI mengadakan kegiatan Paksi Scholasthic Competition (PSC). Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik SD yang ada di Malang dan Batu. Paksi Scholasthic Competition atau yang disingkat PSC ini merupakan kegiatan lomba cerdas cermat yang bertujuan untuk melatih dan mengembangkan kemampuan akademik peserta didik melalui kompetisi secara sportif. Serta memberikan pengalaman baru bagi peserta didik dan menyambung silaturahmi antar sekolah. Pada kesempatan kali ini kegiatan mengambil tema “Membangun Solidaritas dan Intelektualitas Untuk Mencapai Indonesia Emas”. Lomba cerdas cermat ini dilakukan di Aula GKB 3 Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Malang. Sejak pagi para panitia yang terdiri dari Fungsionaris dan staf muda HMPS PAKSI sibuk melakukan persiapan. mengingat kegiatan dibuka pukul 08.00. Semua panitia melakukan briefing untuk memantapkan tugas dari masing-masing. Setelah selesai briefing semua menuju posnya masing-masing. Peserta lomba berdatangan dengan diiringi guru pendampingnya. Selain itu juga terdapat beberapa wali murid yang turut serta mengantarkan anaknya untuk memberikan dukungan secara langsung. Selanjutnya semua peserta telah berkumpul di dalam aula. Master of Ceremony (MC) memandu jalannya acara. Sambutan-sambutan mengawali jalannya acara. Kegiatan ini di buka oleh Ibu Murtyas Galuh Danawati, S. Pd., M. Pd., selaku Pembina dari HMPS PAKSI. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sangat senang dengan berjalannya acara PSC ini selain untuk mewadahi siswa dalam berkompetisi. Kegiatan ini juga menyambungkan tali-silaturahmi antar sekolah karena mereka yang telah lama tak berjumpa Kembali berjumpa pada acara pagi hari ini. Setelah dibuka secara resmi MC menyerahkan jalannya perlombaan kepada moderator. Moderator memandu jalannya perlombaan dengan terlebih dahulu menyampaikan peraturan perlombaan. Setelah selisih menyampaikan peraturan perlombaan, dilanjutkan dengan babak penyisihan. Pada babak yang pertama mempertemukan SD Muhammadiyah 04 Batu berhadapan dengan SD Sumberejo 01 Batu. Babak ini dimenangkan oleh SD Muhammadiyah 04 Batu. Babak yang kedua mempertemukan SDN Sumbergondo 02 dengan SD Islam Al-Falah yang dimenangkan oleh SDN Sumbergondo 02. Babak yang ketig antara SDN Ngaglik 01 Batu dan SDN kebonsari 02 Malang dimenangkan oleh SDN Ngaglik 01 Batu. Babak penyisihan terakhir antara SDN Songgokerto 03 Batu dengan SDN Temas 02 dimenangkan oleh SDN Temas 02. Perlombaan berlanjut ke babak Semi Final. Pada babak Semi Final yang pertama antara SD Muhammadiyah 04 Batu dan SDN Sumbergondo 02 dimenangkan oleh SD Muhammadiyah 04 Batu. Selanjutnya antara SDN Ngaglik 01 Batu dan SDN Temas 02 dimenangkan oleh SDN Ngaglik 01 Batu. Babak Final mempertemukan antara SD Muhammadiyah 04 Batu dengan SDN Ngaglik 01 Batu. Perlombaan berlangsung dengan sengit. Kedua tim berkejar-kejar skor. Akhirnya dimenangkan oleh SDN Ngaglik 01 Batu. Setelah selesai semua babak perlombaan. Para siswa diajak melakukan ice breaking yang dipimpin oleh pengawas lomba. Hal ini untuk menghilangkan ketegangan setelah melakukan perlombaan. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan pembagian penghargaan kepada pemenang dan merchandise untuk peserta yang belum menang. (EAF)
Hypno-Teaching: Transformasi Kelas dengan Hypnoteaching Untuk Membangun Suasana Positif dan Interaktif

Malang-06 Januari 2025, PGSD UMM mengadakan kuliah tamu dengan tema : “Hypnoteaching untuk Calon Guru PGSD : Kunci Sukses Dalam Mencipatakan Pembelajaran Bermakna”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Badan Administrasi Umum atau yang lebih dikenal dengan BAU. Peserta diikuti oleh mahasiswa PGSD UMM dengan pemateri yang luar biasa bapak Umar Hadi, M. Pd. Beliau merupakan owner dan CEO PT. Internasional Better Learning Upgrader. Serta beliau ini merupakan alumni dari Universitas Muhammadiyah Malang program studi pendidikan Biologi. Kegiatan dibuka oleh bapak Bustanol Arifin, M. Pd. Selaku kepala program studi PGSD. Selanjutnya acara berlangsung dengan seru diiringi antusias para peserta. Pada awal pembukaan pak Umar menyampaikan betapa pentingnya Hypnoteaching ini bagi seorang guru. Salah satu buktinya adalah begitu banyak mahasiswa yang menggunakan materi skripsi seputar hypnoteaching. Beliau kemudian melanjutkan dengan menguji konsentrasi mahasiswa menggunakan tepukan. Metodenya adalah dengan mengajak peserta berdiri lalu memberikan aba-aba supaya peserta melakukan gerakan sesuai dengan instruksinya. Sampai semua peserta memiliki konsentrasi yang baik. Beliau juga mengingatkan bahwa seorang gurutidak boleh meninggalkan budaya 5S, yaitu Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun. Kelimanya merupakan hal wajib yang harus dimiliki oleh seorang guru. Mengingat seorang guru akan selalu berinteraksi dengan peserta didiknya. Setelah itu beliau melanjutkan materinya mengenai hypnoteaching. Hypnoteaching adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang menggunakan prinsip-prinsip hypnosis atau metodelogi hipnosis. Tujuan utama hypnoteaching adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Hipnosis adalah suatu keadaan kesadaran yang berubah, ditandai dengan fokus perhatian yang meningkat dan sugestibilitas yang tinggi. Peristiwa ini dapat terjadi ketika kita sedang menonton drama korea, main game, menonton iklan, dan lain-lain. Hipnosis itu terdiri beberapa macam seperti tidak tertidur. Tidak kehilangan kesadaran. Tidak menggunakan jin, mantra dan unsur klenik. Hipnosis itu ilmiah : Alfa dan Theta State. Hipnosis adalah kondisi sehari-hari. Hipnosis tidak bisa digunakan pada tindak kriminalitas. Hipnosis hanya bekerja pada klien yang BERSEDIA dan SETUJU di hypnosis. Hipnosis tidak memaksakan kehendak. Hipnosis tidak bekerja pada orang dengan tunarungu dan tunawicara. Peristiwa hypnosis ini dapat terjadi ketika manusia dalam tingkat kesadaran Alpha dan Theta. Serta dua tingkatan yang tidak dapat terhipnosis adalah Beta dan Delta. Kesadaran tingkat Beta ini adalah ketika seorang manusia dalam kondisi kesadaran penuh sehingga tidak memiliki celah untuk dihipnosis. Sementara kondisi Delta terjadi ketika kita sedang tidur dengan terlelap. Selanjutnya ketika kita dalam kondisi yang dapat dihipnosis adalah Ketika Alpha, yaitu kondisi pikiran ketika kita sedang rileks dan banyak bercerita sehingga memiliki kecenderungan rentan untuk dihipnosis. Selanjutnya kondisi Theta merupakan kondisi Ketika manusia dalam kondisi yang sangat rileks sehingga sangat rentan untuk menerima hypnosis. Selanjutnya beliau memberikan tips untuk melakukan hypnosis atau memprogram pikiran seorang siswa. Tips tersebut adalah 7 Jurus Rahasia, jurus yang pertama adalah first impression. Hal ini penting untuk mendobrak pikiran bawah sadar siswa. Kedua Building Rapport, dengan membangun kedekatan Bersama siswa. Ketiga Attention Focusing Statement, ini merupakan salah satu jurus memprogram pikiran siswa untuk focus serta mengembalikan topik materi pelajaran yang mungkin lepas kendali karena satu dan lain hal. Keempat Positive Statement, yaitu dengan menyampaikan kalimat-kalimat positif kepada siswa. Kelima adalah Jangkar Emosi. Keenam Time Alocation dalam jurus ini seorang guru harus mampu mengalokasikan waktu belajar denga sebaik mungkin. Serta jurus yang ketujuh adalah Self Image Reprograming, seorang guru harus selalu memberikan afirmasi untuk meningkatkan motivasi kepada siswa. Kegiatan kuliah tamu ini sangat inspiratif dengan metode baru yang diberikan dan seru dengan pemateri yang interaktif sehingga peserta menjadi tidak merasa ngantuk denga napa yang disampaikan hal ini dikatakan oleh salah satu peserta seminar. Kemudian kegiatan diakhiri dengan melakukan foto bersama antara pemateri, dosen, dan seluruh Mahasiswa PGSD.(EAF)
PGSD FKIP UMM Gelar Seminar Literasi untuk Calon Guru SD
Kegiatan seminar PGSD Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UMM mengadakan seminar inspiratif dan kuliah perdana yang bertajuk “Literasi bagi Guru SD”. Acara ini dihelat menjadi bukti nyata betapa mahasiswa muda dapat memainkan peran penting dalam pengembangan pendidikan. Seminar ini menghadirkan lebih dari 150 mahasiswa PGSD serta calon guru SD yang bersemangat untuk memperdalam pemahaman mereka tentang literasi dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam dunia pendidikan. Dalam sambutannya, Bapak Bustanol Arifin, M.Pd selaku Kaprodi PGSD menjelaskan bahwa tujuan utama seminar adalah mengajarkan calon guru SD masa depan tentang pentingnya membaca, menulis, dan pemahaman teks. Ia menegaskan bahwa kemampuan literasi merupakan salah satu pondasi kunci dalam pendidikan. Seminar ini menampilkan beberapa pembicara yang ahli dalam bidang literasi. Mereka membahas pentingnya metode pengajaran literasi yang efektif, seperti membaca dengan suara, penceritaan, dan pemanfaatan berbagai sumber literasi. Para peserta mendapat panduan praktis tentang cara membuat pengalaman belajar literasi yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Selain itu, seminar ini menekankan pentingnya mendekatkan teknologi dengan literasi. Mahasiswa dan calon guru diajak untuk mengenali alat-alat dan aplikasi digital yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran literasi dalam era digital. Juprianto, M.Pd sebagai pembicara mengungkapkan, “Ini adalah langkah besar dalam menginspirasi calon guru SD untuk membantu siswa mereka dalam mengembangkan literasi yang kuat. Mahasiswa kami memiliki peran kunci dalam membawa perubahan positif dalam pendidikan dasar.” Seminar literasi yang digelar oleh mahasiswa ini telah memberikan dampak positif dalam dunia pendidikan. Mereka berhasil memotivasi calon guru SD untuk menjadi pendidik yang berkomitmen dalam meningkatkan literasi anak-anak mereka dan mendukung perkembangan pendidikan yang lebih baik. (Rin)
Seminar Public Speaking, Sosialisasi Mendeley, dan Skripsi untuk Prodi PGSD
Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ibu Beti Istanti Suwandayani, M.Pd Dalam rangka meningkatkan kemampuan pengajaran dan penelitian mahasiswa PGSD FKIP UMM. Prodi PGSD menggelar seminar yang mengintegrasikan tiga aspek penting: public speaking, sosialisasi Mendeley, dan pembahasan skripsi. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pengajar dan peneliti mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Seminar yang diselenggarakan di Aula Masjid UMM yang dihadiri oleh lebih dari 200 peserta, termasuk dose, dan mahasiswa PGSD semester 7. Acara ini dipandu oleh beberapa pembicara yang ahli di bidangnya. Seminar dimulai dengan pembahasan Public Speaking for Teacher. Pembicara utama Ibu Beti Istanti Suwandayani, M.Pd merupakan dosen PGSD UMM yang memberikan wawasan yang berharga tentang teknik public speaking, manajemen panggung, dan cara mengajar yang efektif. Peserta merespons positif dengan mengikuti workshop praktis dan berlatih berbicara di depan umum. Selanjutnya, sesi kedua merupakan sosialisasi Mendeley, alat manajemen referensi dan penelitian yang semakin penting dalam dunia akademik. Sesi ini dengan pembicara yang sama dengan sesi pertama, yang membahas dan memberikan panduan lengkap tentang penggunaan Mendeley untuk mengelola referensi, menulis artikel ilmiah, dan mengorganisasi penelitian. Sesi terakhir seminar didedikasikan untuk membahas langkah-langkah awal dalam penulisan skripsi bagi mahasiswa PGSD. Dalam sesi ini, Ibu Vivi Kurnia Herviani, M.Pd seorang pembimbing skripsi berpengalaman, memberikan panduan praktis tentang pemilihan topik, perencanaan penelitian, dan pengembangan proposal skripsi. Bustano Arifin, M.Pd selaku Kaprodi PGSD FKIP UMM, mengatakan, “Seminar ini adalah contoh konkret bagaimana kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian dalam PGSD. Dengan gabungan tiga topik penting dalam satu acara, kami berharap para peserta akan mendapatkan manfaat maksimal untuk pengembangan profesional mereka.” Seminar ini berhasil menciptakan suasana yang penuh semangat dan berbagi pengetahuan di antara peserta. Semua yang hadir meninggalkan acara ini dengan wawasan yang lebih baik dalam public speaking, manajemen referensi dengan Mendeley, dan panduan awal untuk menyelesaikan skripsi. Acara seminar ini adalah salah satu contoh komitmen PGSD FKIP UMM untuk menjaga kualitas pendidikan dan penelitian yang berkelanjutan dalam Program Studi PGSD. Semoga kegiatan serupa akan terus mendukung perkembangan akademik dan profesional para guru dan mahasiswa di masa depan. (Rin)
Produktif MenuntaskanTugas Kuliah PGSD UMM dengan Mudah
Mahasiswa sedng kebingungan dengan tugas menumpuk. Malang, pgsdumm.ac.id – Apa itu tugas kuliah menumpuk? Saat berkuliah, sangat wajar apabila diberikan berbagai tugas maupun proyek yang harus dikerjakan. Sebagai seorang mahasiswa sudah sepatutnya untuk mengasah kemampuan untuk menyelesaikan masalah dan memahami seluruh konsep yang diajarkan dosen itulah yang menjadi tujuan diberikannya tugas untuk mahasiswa. Mengutip perkataan tokoh inspiratif Mahatma Gandhi yang mengungkapkan bahwa “Potret masa depanmu tergantung pada apa yang kamu lakukan sekarang.” Nah jikalau hanya menunda pekerjaan sampai menumpuk itu tidak akan bisa mengubah masa depan. Tugas kuliah tidak akan menumpuk jika mahasiswa membuat rencana dan jadwal yang teratur untuk meningkatkan produktivitas dalam mengerjakan tugas kuliah. Disamping itu, saat proses perkuliahan berlangsung mahasiswa tidak melulu diberikan tugas berupa membuat makalah, laporan, atau yang lain sebagainya. Mahasiswa diberi kesempatan untuk membuat proyek berupa pentas seni dan pagelaran. Hal ini mampu menumbuhkan rasa antusias yang ada pada diri mahasiswa saat menyelesaikan tugas. Tidak perlu khawatir ngerjain tugas kuliah PGSD UMM sudah dipastikan tidak menumpuk. Perlu diingat bahwa komunikasi yang efektif dengan dosen atau pengajar juga dapat membantu untuk mengerjakan tugas kuliah. Jika mahasiswa merasa kesulitan menyelesaikan tugas dalam tenggat waktu yang ditentukan, berbicaralah dengan dosen atau pengajar untuk menjelaskan situasi dan mencari solusi yang memungkinkan, seperti perpanjangan tenggat waktu. Dosen PGSD UMM memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam diskusi selama proses perkuliahan berlangsung.AS
Pentingnya Pengenalan Awal Siswa SD dengan Asesmen Diagnostik dalam Kurikulum Merdeka
Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Tyas Deviana, M.Pd Kamis, 9 November 2023 diselenggarakan pelatihan penyusunan instrumen asesmen diagnostik oleh Tim Dosen PGSD UMM. Sasaran pelatihan ini adalah guru SD, pada kesempatan ini kegiatan dilakukan pada guru SDN Mojolangu 1 Kota Malang. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah SDN Mojolangu 01 dan dilanjutkan sambutan oleh ketua tim pengabdian dari PGSD UMM. Kegaiatan berlangsung dalam 3 jam dengan peserta guru berjumlah 10 orang. Hasil dari instrumen yang dikembangkan oleh guru diharapkan dapat diimplementasikan di kelas masing-masing. Dengan adanya pengenalan awal peserta didik, guru dapat memfasilitasi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam sehingga dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Asesmen Diagnostik merupakan langkah awal untuk guru dapat mendeteksi kebutuhan belajar peserta didik dilihat dari berbagai aspek seperti latar belakang keluarga dan sosial peserta didik. Tyas Deviana selaku ketua tim pengabdian menjelaskan bahwa dalam pembelajaran asesmen diagnostik sangat diperlukan dikarenakan dapat mendukung guru dalam memaksimalkan potensi peserta didik. Pelatihan yang dilakukan memberikan manfaat yang sangat baik bagi kompetensi guru dikarenakan merupakan ilmu baru yang blum pernah dipelajari, jelas Ibu Iza selaku Kepala Sekolah SDN Merjosari 01. Selain itu, dalam kurikulum merdeka juga diwajibkan untuk menerapkan penilaian secara menyeluruh kepada peserta didik, salah satunya dengan asesmen diagnostik.
Inovasi Pendidikan: Dosen PGSD UMM Implementasikan Literasi berbasis Profil Pelajar Pancasila pada Guru Rumaisa School Korea Selatan

Dosen PGSD UMM Dalam rangka pengabdian dosen luar negeri dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Muhammadiyah Malang melakukan pelatihan implementasi Gerakan literasi sekolah berbasis nilai-nilai al islam dan budaya Indonesia pada guru Rumaisa School Korea Selatan pada 11 September 2023 yang dilaksanakan melalui via zoom. Tim pengabdian dosen antara lain Arinta Rezty Wijayaningputri, S,Pd.,M.Pd, Innany Mukhlishina, M.Pd, dan Mutyas Galuh Danawati, S.Pd., M.Pd. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memajukan literasi supaya membantu memotivasi anak sehingga mereka tumbuh menjadi warga dunia yang nantinya mereka bisa berpengetahuan luas dan berpendidikan. Arinta Rezty Wijayaningputri, S,Pd.,M.Pd selaku ketua pengabdian menyampaikan fokus penelitian ini pada nilai-nilai yang sangat berarti dalam kehidupan sehari-hari kita terutama pada nilai al islam dan budaya Indonesia. Kami memilih hal tersebut karena dimana itu akan menjadi pondasi membangun karakter dan moral siswa. Ibu Ninda Ekaristi, S.T selaku kepala sekolah Rumaisa School menyampaikan bahwa “Besar harapan kami dengan adanya program pengabdian-pengabdian dari berbagai universitas di Indonesia dapat membantu dan menjawab tantangan-tantangan kegiatan atau aktivitas di Rumaisha School. Di tengah kesibukan kami para guru Rumaisa School sebagai ibu juga istri dan guru Rumaisa School semoga bisa menyerap dan mengambil yang bermanfaat dari pengalaman yang diberikan”. Meeting zoom yang dilaksanakan oleh Dosen PGSD UMM Pada materi pertama tentang gerakan literasi sekolah berbasis nilai al islam dan budaya Indonesia yang disampaikan oleh Innany Mukhlishina, M.Pd membahas bahwa gerakan literasi sekolah berbasis nilai al islam dalam Al-Qur’an dirangkum dalam ayat-ayat tentang perintah motivasi untuk membaca dan menulis dalam arti luas menduduki penting pengembangan ilmu peradaban islam. Kemudian beliau juga menyampaikan megenai penanaman budaya Indonesia melalui gerakan literasi sekolah, hubungan antara gerakan literasi sekolah dan budaya Indonesia dapat dijelaskan sebagai penghargaan terhadap budaya Indonesia, pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya, dan pemeliharaan bahasa dan budaya. Menanamkan gerakan literasi sekolah dengan budaya Indonesia kepada anak-anak memerlukan pendekatan yang terencana dan mendalam. Kemudian pada sesi tanya jawab Bu Ninda bertanya mengenai bahasa pada anak-anak perkawinan campuran yang sulit memahami bahasa Indonesia dan ditanggapi oleh Bu Innany bahwa ini merupakan tantangan bagi guru juga orang tua untuk mengajarkan bahasa, budaya, nilai agama itu lebih tinggi tantangannya. Tadi yang disampaikan saya rasa sudah baik jika bahasa Indonesia itu dilakukan di rumah jika anak-anak masih bisa mendengarkan bahasa Indonesia itu, minimal di lingkungan rumah. Pada materi kedua tentang menulis cerita anak yang disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Agus Sulaeman, S.Pd., M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa cerita anak adalah karangan yang menuturkan perbuatan, pengalaman, kejadian, dan sebagainya yang ditujukan untuk anak yang ceritanya sederhana namun kompleks dan komunikatif serta mengandung nilai moral bagi anak. Jenis cerita anak ada cerita jenaka, dongeng, fabel, legenda, dan mite atau mitos.Unsur-unsur yang ada dalam cerita anak yaitu tema cerita, amanat, tokoh, latar, alur, sudut pandang, dan gaya. Dalam penulisan cerita anak itu harus bisa menarik perhatian anak dan penggunaan bahasa juga harus yang mudah dipahami oleh sang anak yang membaca, sehingga anak itu senang dalam membaca. Kegiatan dilakukan dengan penyampaian kesan dan pesan dari Ibu Ninda Ekaristi, S.T selaku kepala sekolah Rumaisa School. Beliau berpesan harapannya untuk kerja sama kedepan bisa sesuai dengan kebutuhan yang kami perlukan, Harapannya seperti itu. Karena tadi seperti RPP dan lain sebagainya semoga sesuai dengan yang kami butuhkan. Beliau mengucapkan banyak terimakasih kepada UMM karena sudah bekerja sama dengan Rumaisa School. (Mur/Ar/In)
Pelatihan Literasi berbasis Profil Pelajar Pancasila: Dosen PGSD UMM kolaborasi dengan Guru Rumaisa School Korea Selatan

Dosen PGSD UMM yang melaksanakan pengabdian dosen luar negeri. Dosen PGSD UMM melakukan kegiatan pengabdian dengan judul pelatihan implementasi Gerakan literasi sekolah berbasis Profil Pelajar Pancasila pada guru Rumaisa School Korea Selatan pada 11 September 2023 yang dilaksanakan melalui via zoom. Tim pengabdian dosen antara lain Arinta Rezty Wijayaningputri, S,Pd.,M.Pd, Innany Mukhlishina, M.Pd, dan Mutyas Galuh Danawati, S.Pd., M.Pd. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memajukan literasi supaya membantu memotivasi anak sehingga mereka tumbuh menjadi warga dunia yang nantinya mereka bisa berpengetahuan luas dan berpendidikan. Arinta Rezty Wijayaningputri, S.Pd.,M.Pd selaku ketua pengabdian menyampaikan fokus penelitian ini pada nilai-nilai yang sangat berarti dalam kehidupan sehari-hari kita terutama pada nilai pancasila. Kami memilih hal tersebut karena dimana itu akan menjadi pondasan membangun karakter dan moral siswa. Kemudian Ninda Ekaristi, S.T selaku kepala sekolah Rumaisa School menyampaikan “Besar harapan kami dengan adanya program pengabdian-pengabdian dari berbagai universitas di Indonesia dapat membantu dan menjawab tantangan-tantangan kegiatan atau aktivitas di Rumaisha School. Di tengah kesibukan kami para guru Rumaisa School sebagai ibu juga istri dan guru Rumaisa School semoga bisa menyerap dan mengambil yang bermanfaat dari pengalaman yang diberikan”. Meeting Zoom keberlangsungan program pengabdian. Pada materi pertama tentang gerakan literasi sekolah berbasis profil pelajar pancasila yang disampaikan oleh Mutyas Galuh Danawati, S.Pd., M.Pd membahas isi dari profil pelajar pancasila ada beriman bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia, belajar kritis, mandiri, gotong royong, kreatif, dan berkebinekaan global. GLS berbasis profil pelajar pancasila yang berisi kurikulum merdeka, profil pelajar pancasila GLS. Sehingga program pelajar pancasila ini harus benar-benar digencarkan sehingga siswa tersebut bisa menumbuhkan pancasila itu. Pada saat sesi tanya jawab Bu Ninda bertanya mengenai bahasa pada anak-anak perkawinan campuran yang sulit memahami bahasa Indonesia dan pertanyaan tersebut ditanggapi oleh Bu Murtyas, beliau menjawab bahwa kami bertiga dengan dekanat bisa menggandeng kemudian bisa jadi dengan teman-teman yang lain bisa berkolaborasi untuk memecahkan masalah yang ada di Korea. Kegiatan selanjutnya adalah materi tentang ketentuan penulisan cerita anak berbasis profil pelajar Pancasila yang disampaikan oleh Arinta Rezty Wijayaningputri, S.Pd.,M.Pd yaitu yang pertama langkah umum, ketentuan, dan format penulisan dalam penyusunan cerita anak yang dilanjutkan dengan bagaimana nantinya dikaitkan dengan profil pelajar Pancasila. Setelah materi selesai diberikan, dilanjutkan dengan kegiatan tanya jawab, diskusi, dan sharing terkait produk cerita anak yang akan dihasilkan. Selanjutnya pada acara terakhir ada penyampaian kesan dan pesan dari Assoc. Prof. Dr. Agus Sulaeman, S.Pd., M.Pd. Kesan beliau pada pertemuan ini adalah sangat baik, sangat menarik, terutama sharing ilmu dari beberapa dosen PGSD UMM yang memang beliau lihat sangat lengkap sekali gerakan literasi sekolah, terutama pada penerapan-penerapan mulai dari point A-Z kemudian itu nanti bisa diterapkan di Korea Selatan. Dan berharap itu nanti bisa lanjut untuk mencerdaskan anak-anak di Korea Selatan terutama anak-anak yang perkawinan campuran. Dan pesan yang beliau sampaikan adalah harus berlanjut kegiatan ini bukan hanya sekedar untuk selesai PKM, tetapi bagaimana kedepannya itu bisa diteruskan. (Mur/Ar/In)
Panduan Penggunaan Website PGSD UMM Dalam Memantau Informasi Perkuliahan
Jadwal Kuliah PGSD UMM melalui infokhs Malang, pgsdumm.ac.id – Panduan singkat ini dibuat dengan tujuan memberikan petunjuk cara mengakses Website Kuliah PGSD UMM. Diharapkan akan membantu dalam penggunaan perangkat teknologi informasi baik komputer maupun gadget dengan lebih efektif oleh mahasiswa baik di dalam kelas maupun diluar kelas. Awal sebelum mengikuti perkuliahan online, terlebih dahulu akses website PGSD UMM ke https://pgsd.umm.ac.id/ . Setelah masuk website pgsd.umm.ac.id, Dashboard adalah tampilan utama setelah mahasiswa mengunjungi situs website. Di dashboard terdapat beberapa fasilitas diantaranya melihat Profil, Akademik, Informasi Mahasiswa Baru, Penelitian dan Pengabdian, Fasilitas Jurusan, COE, dan lain sebagainya. Malang, pgsdumm.ac.id – Panduan singkat ini dibuat dengan tujuan memberikan petunjuk cara mengakses Website Kuliah PGSD UMM. Diharapkan akan membantu dalam penggunaan perangkat teknologi informasi baik komputer maupun gadget dengan lebih efektif oleh mahasiswa baik di dalam kelas maupun diluar kelas. Awal sebelum mengikuti perkuliahan online, terlebih dahulu akses website PGSD UMM ke https://pgsd.umm.ac.id/ . Setelah masuk website pgsd.umm.ac.id, Dashboard adalah tampilan utama setelah mahasiswa mengunjungi situs website. Di dashboard terdapat beberapa fasilitas diantaranya melihat Profil, Akademik, Informasi Mahasiswa Baru, Penelitian dan Pengabdian, Fasilitas Jurusan, COE, dan lain sebagainya. Silahkan untuk memilih kategori portal mahasiswa. Setelah masuk portal mahasiswa, silahkan login menggunakan NIM dan Password yang sudah diterima. Setelah itu pilih kategori jadwal kuliah untuk mengakses mata kuliah saat semester gasal telah dimulai. Tak hanya itu, di website mahasiswa akan bisa melihat sks, kelas, jam perkuliahan, nama dosen yang mengampu mata kuliah yang diambil, serta mahasiswa bisa presensi secara online pada website tersebut. Perkembangan teknologi di era digital seperti ini semakin canggih yang bisa membuat mahasiswa mudah menjalani perkuliahan baik daring maupun luring. (AS)
Mencintai Budaya Bangsa melalui Sebuah Karya Pagelaran Drama

Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan pementasan drama dengan tema “Mega Baskara”. Acara tersebut bertempat di Aula GKB 3 Universitas Muhammadiyah Malang pada hari Kamis, 29 Desember 2022 yang dimulai pada pukul 08.00 WIB. Peserta pagelaran drama merupakan mahasiswa PGSD angkatan 2021, yang terdiri dari empat kelas. Pagelaran drama tersebut digelar setiap tahun sebagai bentuk realisasi dari proyek akhir mata kuliah Kajian Bahasa Indonesia SD yang diampu oleh Innany Mukhlishina, M.Pd dan Delora Jantung Amelia, M.Pd. Kegiatan tahunan yang dinanti-nanti dimana setiap kelas dalam satu angkatan mempertunjukkan cerita rakyat, seni tari, hingga puisi. Pegelaran dikemas dengan unsur-unsur materi yang dimuat dalam mata kuliah Kajian Bahasa Indonesia SD sehingga mahasiswa dapat belajar dan menyalurkan bakatnya. Tak hanya itu, luaran dari kegiatan ini adalah lulusan PGSD yang multilalenta, tidak sekedar memliki kemampuan akademik dan keahlian mengajar, namun juga memiliki keahlian lain di bidang nonakademik. Naila Zulfaida, selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa pagelaran drama bertujuan untuk menjaga budaya nusantara, menghidupkan kembali cerita rakyat, mengajak teman teman mahasiswa untuk mencintai budaya lokal, dan tentunya mempererat tali persaudaraan antar kelas. “Pagelaran drama tidak hanya sebagai ajang kompetisi dan tugas akhir saja, tetapi juga menambah tali persaudaraan teman-teman satu angkatan” tuturnya. Teknis dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah setiap kelas membawakan cerita dari pulau di Indonesia yang berbeda, antara lain cerita rakyat dari pulau Jawa, pulau Sumatra, pulau Kalimanta, dan pulau Papua. Pulau ditentukan di awal, kelas tidak bisa memilih sendiri. Dalam kelas dibagi menjadi dua kelompok yakni panitia penyelenggara dan tim drama yang mana terdiri dari sutradara, aktor, penulis naskah, dan lain sebagainya sehingga pelaksanan drama ini murni diselenggaran dan diperuntukan PGSD satu angkatan.